728x90 AdSpace

banner1
Latest News
Senin, 10 Agustus 2026

Dugaan Mafia Solar di Kombos Mencuat, Ali–Melky Disebut “Duet Maut” Kuasai SPBU, Gudang Penyimpanan Disorot


Lidik Berita MANADO — Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi sorotan di kawasan Kombos, Kota Manado. Kali ini, dua nama, Ali dan Melky, disebut-sebut dalam informasi yang berkembang di masyarakat sebagai pihak yang diduga memiliki kendali terhadap aktivitas solar di salah satu SPBU kawasan tersebut.

Keduanya bahkan disebut sebagai “duet maut” yang diduga menguasai pergerakan solar di SPBU Kombos. Namun, dugaan tersebut belum merupakan kesimpulan hukum dan masih membutuhkan pembuktian melalui penyelidikan aparat penegak hukum.

Sorotan semakin menguat setelah muncul informasi mengenai dugaan lokasi penyimpanan solar yang disebut berada tidak jauh dari kawasan SPBU. Lokasi tersebut diduga berada di samping sebuah pesantren, tepat di depan gereja, dengan akses masuk melalui jalan tanah.

Informasi mengenai lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat penyimpanan itu dinilai perlu segera diverifikasi. Sebab, jika benar terdapat aktivitas penampungan BBM bersubsidi di lokasi tersebut, maka persoalannya tidak lagi sebatas antrean atau pembelian di SPBU, tetapi berpotensi berkaitan dengan rantai distribusi dan penyimpanan BBM bersubsidi.

APH Diminta Jangan Hanya Periksa SPBU

Masyarakat meminta aparat penegak hukum (APH) turun langsung dan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Tidak hanya aktivitas di SPBU yang perlu ditelusuri, tetapi juga siapa yang membeli, berapa kali pengisian dilakukan, kendaraan apa yang digunakan, ke mana solar dibawa, serta siapa yang diduga mengelola lokasi penyimpanan tersebut.

Data penyaluran SPBU, rekaman CCTV, pola pengisian kendaraan, hingga dugaan pergerakan BBM dari SPBU menuju lokasi tertentu dinilai dapat menjadi petunjuk penting bagi aparat untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Pertanyaan publik pun kini mengarah pada dua hal utama: benarkah Ali dan Melky memiliki kendali terhadap distribusi solar di SPBU Kombos? Dan benarkah terdapat lokasi penyimpanan solar sebagaimana informasi yang beredar di masyarakat?

Dua pertanyaan itu tidak boleh dijawab hanya berdasarkan isu. APH perlu turun ke lapangan, melakukan verifikasi, serta mengusutnya berdasarkan bukti.

Jika seluruh dugaan tersebut tidak terbukti, maka klarifikasi resmi tentu penting untuk menghentikan spekulasi. Sebaliknya, apabila penyelidikan menemukan adanya pelanggaran, masyarakat meminta agar proses hukum dilakukan secara tegas dan transparan.

Sebab, BBM bersubsidi merupakan fasilitas negara yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak. Jangan sampai subsidi negara justru diduga menjadi ladang keuntungan segelintir pihak.

Kini masyarakat menunggu langkah konkret aparat. Apakah dugaan “duet maut” Ali–Melky hanya sebatas informasi yang beredar, atau justru menjadi pintu masuk untuk membongkar dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi di kawasan Kombos?

APH diminta menjawabnya dengan penyelidikan yang terbuka, objektif dan tuntas.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Dugaan Mafia Solar di Kombos Mencuat, Ali–Melky Disebut “Duet Maut” Kuasai SPBU, Gudang Penyimpanan Disorot Rating: 5 Reviewed By: Redaksi